Kelebihan dan kekurangan granit dan marmer dapat menjadi acuan bagi Anda yang ingin membangun atau merenovasi bangunan. Keduanya adalah jenis material yang sekilas tampak sama namun sebenarnya berbeda.
Selain mengenal perbedaannya, ketahui apa saja kelebihan dan kekurangan sekaligus masalah penyebab menguningnya kedua bahan.
Kelebihan dan Kekurangan Granit dan Marmer yang Perlu Diketahui
1. Kelebihan Granit
Kuat dan Tahan Lama
Granit dibandingkan dengan marmer dikenal memiliki kekuatan, ketahanan, dan kekukuhan yang tinggi. Oleh karena itu, granit lebih banyak dipilih sebagai bahan pembuatan lantai untuk ruangan-ruangan yang memiliki tingkat aktivitas tinggi. Anti korosi, anti gores dan tahan suhu tinggi adalah kelebihan-kelebihan granit yang perlu Anda pertimbangkan.
Efek Mengkilap
Granit sebagai material lantai adalah pilihan tepat karena efek mengkilap dan kemampuannya memantulkan cahaya, terutama jika pemeliharaannya rutin dan tepat. Granit kasar sekalipun jika Anda perhatikan tetap menimbulkan efek kilai sehingga memberi kesan mewah dan elegan pada ruangan. Namun jika jarang dibersihkan, hati-hati granit bisa menjadi tampak kusam.
Corak Alami
Salah satu kelebihan granit lainnya adalah adanya corak alami pada permukaan yang membuat seluruh pola sama atau sedikit berbeda. Tidak seperti marmer yang corak guratannya bisa berbeda-beda per lembaran lantai, granit tidak demikian dan cenderung mirip satu dengan lainnya. Motif alami ini yang kerap menarik perhatian orang dan menjadi favorit.
Efek Sejuk
Kelebihan granit lainnya yang perlu Anda ketahui adalah adanya efek sejuk yang ditawarkan oleh permukaan material ini. Entah Anda menggunakannya sebagai bahan lantai, permukaan meja atau countertop, atau lainnya, hawa dingin mudah terserap. Maka bila memilih granit, otomatis Anda telah menambah kesejukan di dalam ruangan.
Pemeliharaan Mudah
Daftar kelebihan dan kekurangan granit dan marmer merupakan hal wajib untuk Anda perhatikan sebelum memilih material untuk pembangunan hunian. Jika ingin memilih granit, keuntungan lainnya adalah bahwa material ini sangat mudah dibersihkan. Tidak membutuhkan perawatan khusus karena Anda cukup menggunakan detergen lembut dan air.
2. Kekurangan Granit
Berat
Dibalik segala kelebihan material granit, ada pula beberapa kekurangan yang juga sebaiknya masuk dalam pertimbangan. Salah satunya adalah bobotnya yang lebih berat daripada marmer dan keramik sehingga proses pengiriman dan pengangkutannya cukup lama dan ribet. Struktur flooring pada pemasangan granit pun harus kuat agar tidak turun/tenggelam.
Proses Pemasangan Lebih Kompleks dan Lama
Granit memiliki kekurangan lainnya, yaitu proses instalasi yang tidak mudah dan cenderung memakan waktu lama. Dibuat menggunakan teknologi modern, granit untuk dinding maupun lantai interior memang presisi, tapi sayangnya tingkat kesulitan pemasangan cukup tinggi. Oleh karena itu, harus mengandalkan jasa profesional untuk pemasangan granit.
Harga Mahal
Karena proses pembuatan lantai dari granit cukup panjang dengan hasil menawan, yaitu kuat, kinclong dan cantik, harganya tergolong tinggi. Belum lagi dengan proses pemasangan dengan tingkat kesulitan tinggi, hal ini turut menjadi faktor penyebab granit dijual dengan harga mahal. Namun karena awet, Anda bisa berpikir dua kali sebelum memilih bahan ini.
3. Kelebihan Marmer
Cocok untuk Tema Ruangan Minimalis, Modern, dan Mewah
Apa saja kelebihan dan kekurangan granit dan marmer yang wajib Anda ketahui dan pertimbangkan. Kelebihan marmer yang selalu jadi alasan banyak orang memakainya untuk hunian minimalis, modern, dan mewah adalah kesan elegan dan eksklusifnya. Pola guratan yang terlihat unik tapi sederhana membuatnya semakin terlihat mahal.
Awet
Dibandingkan dengan granit, marmer memang tidak lebih tahan lama, namun masih tergolong awet apabila perawatannya benar. Marmer sebaiknya digunakan untuk ruangan yang tingkat aktivitasnya rendah sehingga terjaga dengan baik ketahanannya. Kilaunya pun tidak mudah hilang selama pemeliharaan khusus dilakukan secara rutin.
Efek Dingin
Kelebihan lain dari penggunaan material marmer adalah efek dinginnya yang menyenangkan walau di tengah cuaca panas. Marmer memiliki kemampuan menyerap dan menahan kelembapan yang ditangkapnya maka dari itu, sifatnya adem di mana pun dan kapan pun. Terlebih jika Anda memasang AC, ruangan akan semakin sejuk dengan memakai marmer.
Variatif
Corak marmer adalah salah satu kelebihan yang indah, terutama dengan guratan yang berbeda-beda antara satu lembar dengan lembaran lainnya. Tidak hanya dari segi motif guratan yang tidak monoton, warna marmer pun kini sangat beragam walau cenderung berwarna cerah. Anda bisa memilih warna terang hingga gelap tergantung tema ruangan.
4. Kekurangan Marmer
Harga Tinggi
Kelebihan dan kekurangan granit dan marmer untuk lantai wajib menjadi pertimbangan, khususnya dalam hal harga. Walau harga granit tergolong mahal, material ini masih lebih terjangkau daripada marmer. Marmer terkenal akan keindahan dan kesan mewahnya, begitu juga dengan harganya yang relatif mahal, lebih dari material lainnya.
Perawatan Sulit
Jika membandingkan dengan granit, maka pemeliharaan marmer lebih sulit karena dibutuhkan adanya perawatan khusus yang hati-hati. Walau awet dan tahan lama dalam pemakaiannya, sayangnya marmer mudah kena noda dan rentan tergores. Oleh karena itu, pembersihan dan perawatan menyeluruhnya cenderung tidak efisien dan tidak semudah granit.
Penyebab Granit dan Marmer Mudah Menguning
1. Memakai Produk Pembersih Berkandungan Hipoklorit
Granit dan marmer adalah dua bahan yang tahan lama, namun ketika perawatannya kurang tepat, maka warnanya bisa berubah menguning. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan produk pembersih yang di dalamnya mengandung hipoklorit. Selain menguning atau menjadi kecokelatan, kandungan ini menyebabkan permukaan keduanya pudar.
2. Membiarkan Air Mengering dengan Sendirinya
Baik usai mengepel lantai atau bahkan setelah lantai terkena cipratan air, maka sebaiknya segera dikeringkan. Hindari membiarkan air mengering dengan sendirinya pada lantai granit maupun marmer sehingga teresap ke dalam pori-pori. Hal ini merupakan salah satu faktor penyebab material berubah warna menjadi kecokelatan atau kekuningan.
3. Mengendapnya Lapisan Lilin
Kelebihan dan kekurangan granit dan marmer untuk dinding maupun lantai harus Anda perhatikan. Seperti halnya kedua material yang diketahui bisa mudah menguning atau menjadi kecokelatan karena lapisan lilin mengendap. Lapisan lilin ini sebenarnya dirancang untuk melindungi granit dan marmer, namun terdapat risiko perubahan warna.
4. Menggunakan Kain Pel Kotor
Perawatan granit boleh lebih praktis daripada marmer, tapi jangan memakai kain pel kotor yang sebelumnya sudah dipakai untuk digunakan kembali. Permukaan keduanya dapat berubah warna menjadi kuning atau coklat karena adanya penumpukan kotoran yang berasal dari kain pel tersebut. Kotoran tersebut dapat meresap ke pori-pori granit maupun marmer.
5. Membiarkan Paparan Zat Asam
Jika Anda menikmati makanan yang mengandung zat asam lalu tidak sengaja terjatuh ke lantai granit atau marmer, segera bersihkan. Masalahnya, paparan zat asam tinggi pada kedua material ini bisa menyebabkan kekuningan, kecokelatan, dan kekusaman sehingga kilau pada permukaannya hilang. Maka hindarkan granit dan marmer dari zat asam.
Kelebihan dan kekurangan granit dan marmer adalah poin penting yang Anda pertimbangkan sebelum menggunakan. Namun untuk konsultasi dengan jasa granit dan marmer profesional, hubungi Bintoro Marble di 150130 atau marketing@bintoromarble.co.id.
Tersedia layanan pemasangan, perbaikan, dan penggantian marmer dengan harga terjangkau. Bisa untuk berbagai jenis ruang dari kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, kantor dan masih banyak lagi!
How useful was this post?
Click on a star to rate it!
Average rating 4.9 / 5. Vote count: 1559
No votes so far! Be the first to rate this post.
We are sorry that this post was not useful for you!
Let us improve this post!
Tell us how we can improve this post?
Perbedaan Granit dan Marmer, Wajib Tahu Sebelum Pasang!
Kelebihan dan Kekurangan Lantai Marmer untuk Interior





