Bintoro Marble adalah perusahaan yang didukung oleh pengalaman dalam distribusi dan dedikasi pada dunia Arsitektur.

Galeri

Contact Info

Sebelum membeli bahan baku granit, Anda wajib memerhatikan kelebihan dan kekurangan granit. Granit merupakan material yang berasal dari bebatuan alam yang memiliki motif bintik-bintik. Dengan berbagai kelebihannya, granit pun tak luput dari kekurangan yang bisa saja mengganggu aktivitas di dalam hunian, Oleh karena itu, simak beberapa ulasan mengenai kelebihan dan kekurangannya berikut ini.

8 Kelebihan dan Kekurangan Granit yang Wajib Diketahui

kelebihan dan kekurangan granit

1. Cocok untuk Medan yang Gampang Basah

Tidak perlu khawatir untuk terpeleset ataupun jatuh di tempat-tempat yang yang sering terkena air seperti teras, dapur, garasi, dan kamar mandi. Dengan bahan granit yang memiliki daya serap tinggi, ruangan akan lebih cepat kering karena sifatnya yang sulit ditembus oleh cairan. 

Dengan bahan yang anti slip, tidak ada lagi kekhawatiran tentang lembapnya lantai yang kemungkinan besar akan merusak bahan granit. Pilih bahan granit yang memiliki permukaan yang cukup kasar agar tidak terasa licin saat dipijak. 

2. Memiliki Perawatan yang Mudah

Bentuk kelebihan dan kekurangan granit selanjutnya adalah mudahnya merawat lantai bahan granit agar tetap bisa digunakan secara baik. Anda hanya perlu membersihkannya seperti menyapu atau mengepel secara rutin agar terlihat bersih dan terawat. Bahannya yang tidak mudah menyerap air akan membuat granit cepat kering saat dibersihkan sehingga tentunya akan menghemat waktu. 

Untuk menjaga bahan granit agar tetap awet dalam jangka waktu yang lama, berikan cairan pelapis pada lantai dengan granit sekurang-kurangnya satu tahun sekali. Hal ini berguna untuk menjaga dan melindungi lantai granit agar tetap terlindungi dari air atau cairan yang tumpah.

3. Memiliki Tekstur yang Lebih Kuat dan Keras

Granit terkenal tahan goresan dari benda-benda tajam seperti pisau, garpu, dan lain sebagainya. Sifatnya yang tahan lama juga menjadikan granit menjadi pilihan yang cukup favorit saat orang memilih bahan untuk lantai hunian.

Dengan proses pembakaran yang menggunakan suhu yang cukup tinggi, granit memiliki tekstur yang sangat kuat dan keras dibanding bahan lainnya. Akan tetapi, granit tidak tahan dengan retakan sehingga hindari untuk meletakkan perabotan yang memiliki bobot yang berat di atasnya. 

4. Menghasilkan Tampilan yang Elegan

Contoh kelebihan dan kekurangan granit lainnya adalah kesan elegan yang dapat ditampilkan melalui bahannya yang terlihat berkelas. Anda bisa memilih pola dan warna granit yang disesuaikan dengan konsep ruangan. Sifatnya yang memunculkan kilap alami membuat ruangan akan terasa lebih bersih dan tentunya membuat mata nyaman dalam memandang. 

Granit memiliki ketahanan yang cukup tinggi dan memiliki pola yang timeless sehingga tidak akan terasa ketinggalan zaman walaupun digunakan dalam waktu yang cukup lama. Dengan keunggulan ini, ruangan akan tetap terasa memiliki style modern sehingga memberikan nilai estetika yang lama.  

5. Merogoh Kocek Cukup Tinggi

Dengan berbagai kelebihannya, granit memiliki kekurangan yang terkadang membuat orang akhirnya mundur saat hendak membeli bahan ini. Bahan ini terkenal banyak dipakai pada rumah yang terlihat mewah dan berkelas. Hal itu dikarenakan granit diketahui sebagai bahan yang memiliki harga yang cukup mahal, baik dari material mentahnya maupun dari proses pemasangannya. 

Permasalahan yang satu ini cukup menjadi kendala bagi orang yang memiliki anggaran terbatas saat membangun hunian. Perlu pertimbangan yang matang sebelum menggunakan granit sebagai bahan keramik di hunian agar perhitungan anggaran tetap terkontrol. 

6. Memiliki Bobot yang Cukup Berat

Granit adalah bahan yang terbuat dari bebatuan alami sehingga memiliki bobot yang cukup berat. Hal itu yang membuat bahan granit terlihat kokoh dan tidak mudah rapuh atau retak. 

Gunakan perekat yang memiliki kandungan polymeric binder karena memiliki daya rekat terhadap lantai dengan cukup kuat. Perlu bantuan tukang yang sudah ahli agar pemasangannya lebih mudah karena banyaknya pengalaman. 

7. Memerlukan Keahlian dalam Memasangnya

Kelebihan dan kekurangan granit lantai yang satu ini masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Bobotnya yang berat menjadikan pemasangan bahan granit memerlukan orang yang sudah berpengalaman. Selain itu, granit termasuk bahan yang sulit dipotong sehingga memerlukan perhatian khusus.

Apabila dipasang secara sembrono dan tidak beraturan, granit rawan mengalami retakan dan ketidakrataan yang ujungnya akan membuat kerugian besar. Selain rumah menjadi tidak indah lagi, lantai granit yang salah pemasangannya akan membuat anggaran membengkak. Hal itu dikarenakan adanya perlu untuk mengembalikan lantai granit menjadi semula. 

8. Membutuhkan Struktur Pendukung

Bobot yang berat akan membuat granit memerlukan struktur pendukung dalam pemasangannya. Hal itu digunakan untuk meminimalisir kegagalan dalam pemasangan bahan yang berat seperti granit dalam hunian. Terlebih untuk hunian yang tidak dirancang menahan beban berat secara khusus. 

Beban berat yang dibiarkan dalam hunian yang tidak mendukung dengan baik akan berpotensi menghasilkan masalah struktural yang merugikan ke depannya. Dengan demikian, pertimbangan mengenai adanya struktur pendukung dan hunian yang perlu dipikirkan secara matang.

Ini Dia 3 Perbedaan Granit dan Keramik

Keramik
Keramik

1. Ketahanan Terhadap Segala Perubahan Cuaca

Dari dua bahan ini, granit lebih unggul dalam aspek pertahanan dari segala perubahan cuaca. Hal itu dikarenakan bobot berat dan sifat yang kokoh membuat granit tahan terhadap cuaca panas dan juga ekstremnya perubahan cuaca. 

Tak jauh berbeda dengan granit, keramik juga memiliki daya tahan yang cukup tinggi terhadap perubahan suhu dan cuaca. Akan tetapi, terdapat beberapa jenis keramik yang cukup rentan terhadap adanya perubahan suhu.

2. Material Asal Pembentuk

Perbedaan dari granit dan keramik juga terdapat pada material asal pembentuk kedua bahan tersebut. Granit dibuat dari batu alam seperti campuran mika, amfibol, kuarsa dan mineral tambahan yang memberikan sifat kokoh dengan adanya tampilan unik. Material pembentuk granit berasal dari proses penambangan yang dilanjut dengan penekanan dan pembakaran dengan suhu yang cukup tinggi. 

Sedangkan keramik berasal dari tanah liat yang dibakar dengan suhu tertentu. Terdapat campuran kuarsa, feldspar, kaolin, lempung bola, dan tentunya air yang kemudian dilapisi dengan bahan pengkilap. 

3. Harga yang Dikeluarkan

Perbedaan granit dan keramik juga dapat dilihat dari aspek harga. Terdapat perbedaan yang cukup jauh karena kualitas yang diberikan pun berbeda. Umumnya, harga granit lebih mahal karena kekuatan, daya tahan dan juga tampilan yang diberikan jauh lebih unggul daripada keramik. 

Keramik cocok digunakan sebagai pilihan yang cukup ekonomis dengan anggaran yang tentunya terbatas. Walaupun terlihat lebih murah, bukan berarti kualitas yang diberikan tidak bisa dipertimbangkan. Keramik biasa diberi harga mulai dari 50 ribu rupiah sedangkan granit dari harga 200 ribu rupiah.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan granit yang bisa Anda perhatikan sebelum memilih granit sebagai bahan untuk lantai hunian. Kalau Anda bingung tipe granit terbaik yang cocok untuk interior maupun eksterior bangunan, bisa konsultasi terlebih dahulu dengan Bintoro Marble. Kami ada di marketing@bintoromarble.co.id atau telepon 150130. 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.9 / 5. Vote count: 1518

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

post-img
Prev post

Kelebihan dan Kekurangan Marmer, Pahami Agar Tak Asal Pilih!

Next post

Perbedaan Granit dan Marmer, Wajib Tahu Sebelum Pasang!

post-img

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *