Menjadi salah satu bahan baku yang digemari oleh masyarakat, kelebihan dan kekurangan marmer juga harus diperhatikan. Marmer dapat digunakan sebagai bahan dari lantai rumah atau bahan-bahan perabotan seperti vas bunga dan meja.
Simak beberapa kelebihan dan kekurangan bahan baku ini agar Anda cermat sebelum membeli.
Daftar Kelebihan dan Kekurangan Marmer
1. Memiliki Kesan Yang Dingin
2. Tingkat Keawetannya Tinggi
3. Memiliki Ragam Motif yang Cukup Banyak
4. Menampilkan Kesan yang Unik
5. Merogoh Kocek yang Cukup Besar
6. Tidak Tahan Retak dan Berbahan Rapuh
7. Bahaya Sangat Licin
Beberapa Jenis Marmer yang Perlu Diketahui
1. Marmer Jenis Cipolin
2. Batu Marmer Budidaya
3. Batu Marmer Statuary
4. Marmer Breccia
5. Batu Marmer Hijau
6. Batu Marmer Limestone
7. Batu Mamer Ruin
Daftar Kelebihan dan Kekurangan Marmer
1. Memiliki Kesan yang Dingin
Marmer dipercaya mampu memberikan efek sejuk yang menyegarkan pada ruangan karena memiliki konduktivitas termal yang tinggi, bahkan susah dibakar. Penyerapan suhu tinggi yang cukup baik dari batuan marmer membuat lantai dan perabotan akan memiliki kesan dingin yang membuatnya nyaman saat digunakan nantinya.
Sebagai penghantar panas yang efisien, marmer sangat cocok digunakan untuk daerah yang memiliki suhu tinggi dan tentunya membuat gerah. Dengan sifat adaptif terhadap kelembaban dan udara, marmer cocok digunakan untuk rumah di kawasan padat penduduk agar tidak terasa panas dan sesak.
2.Tingkat Keawetannya Tinggi
Contoh kelebihan dan kekurangan marmer yang satu patut dipertimbangkan. Umumnya, orang setiap memilih bahan untuk hunian yang bisa digunakan untuk jangka panjang. Oleh karena itu, marmer cocok digunakan karena memiliki lapisan glazur pada permukaannya sehingga tidak mudah mengalami kerusakan.
Marmer memiliki kelebihan lebih adaptif terhadap lingkungan sehingga dapat menyesuaikan kelembaban dan suhu udara di sekitar. Selain itu, lapisan glazur yang terdapat di dalamnya juga membuat marmer tahan terhadap bahan kimia. Marmer juga tahan terhadap noda karena nyaris tidak memiliki pori-pori terbuka yang menyebabkan kerusakan secara cepat.
3. Memiliki Ragam Motif yang Cukup Banyak
Dengan adanya ragam motif yang bisa dipilih, marmer menjadi salah satu bahan unggulan yang dipilih masyarakat ketika hendak membangun hunian. Dengan fleksibilitas yang cukup tinggi menjadikan bahan marmer akan tetap terasa berbeda memiliki walaupun berada dalam satu ruangan yang sama.
Pada bahan marmer, terdapat finishing glossy dan matte yang sama-sama memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Umumnya finishing matte biasa digunakan untuk permukaan yang berada di luar ruangan ataupun tempat dengan kondisi mudah basah dan lembap. Selain itu, marmer hadir dalam berbagai warna seperti warna pastel, warna gelap, dan bahkan cerah.
4. Menampilkan Kesan yang Unik
Bentuk kelebihan dan kekurangan marmer yang satu ini masih memiliki persamaan dengan poin sebelumnya. Keunikan dari marmer tampil dari corak bebatuan alamnya yang memiliki banyak ragam. Marmer dengan beberapa warna umumnya memiliki pola dan corak yang cukup mudah dibedakan daripada marmer dengan warna yang solid.
5. Merogoh Kocek yang Cukup Besar
Ada harga ada kualitas, begitu pun juga dengan bahan marmer. Dengan segudang kelebihan yang menjadikannya favorit, marmer juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah pengeluaran biaya yang akan menjadi cukup besar. Poin yang satu ini tidak cocok untuk Anda yang sangat menghemat anggaran biaya.
Perawatan khusus untuk mencegah marmer dari kerusakan merupakan salah satu faktor mengapa pemakaian marmer mengeluarkan dana yang cukup besar. Selain itu, corak dan warna unik serta cantik didampingi dengan kualitas marmer yang cukup awet untuk jangka waktu yang lama.
6. Tidak Tahan Retak dan Berbahan Rapuh
Kerusakan marmer biasanya terjadi karena terjadi keretakan atau bahkan patah. Bentuk marmer yang memiliki pori-pori juga menjadikan bahan ini memiliki risiko retak maupun pecah dengan cukup tinggi. Oleh karena itu, perawatan lantai maupun perabotan yang berbahan marmer memerlukan perhatian yang ekstra.
Apalagi perawatan marmer setelah mengalami kerusakan tidak semudah itu. Anda perlu memanggil jasa poles untuk memperbaikinya. Apabila keadaannya sudah cukup parah, biaya yang dikeluarkan cukup besar dan ada potensi untuk mengganti keseluruhan bagian. Agar daya pakai batuan marmer menjadi lama, jangan lupa untuk memoles batuan marmer secara berkala.
7. Bahaya Sangat Licin
Permukaan marmer yang rata dan terlihat berkilau bisa menjadi indikasi kelebihan dan kekurangan marmer selanjutnya. Hal itu karena bahan marmer memiliki sifat yang cukup licin sehingga akan menjadikan seseorang rawan terpeleset dan tentunya membahayakan keselamatan. Batuan marmer kurang cocok digunakan untuk menjadi bahan keramik di ruangan kamar mandi atau dapur karena memiliki risiko yang cukup tinggi.
Beberapa Jenis Marmer yang Perlu Diketahui
1. Marmer Jenis Cipolin
Marmer yang berasal dari daerah Yunani ini merupakan marmer yang mengandung banyak mika dengan sentuhan warna yang cukup gelap. Teksturnya yang berlapis-lapis terkadang memiliki bentuk teratur dan abstrak. Marmer Cipolin banyak digunakan untuk countertop dapur atau sebagai hiasan di dalam hunian.
2. Batu Marmer Budidaya
Marmer budidaya merupakan salah satu inovasi marmer yang berasal dari rekayasa bahan-bahan tertentu. Terbuat dari kombinasi semen dan batu yang dibentuk menyerupai bebatuan marmer, bahan ini sering menjadi hiasan di kolam. Harganya pun tidak semahal batuan marmer alami yang tidak mengalami rekayasa.
3. Batu Marmer Statuary
Marmer yang satu ini cukup bisa dikenali karena motifnya yang seperti retakan dengan warna putih mengkilap. Sesuai dengan namanya, batu marmer jenis ini digunakan sering digunakan sebagai bahan lantai rumah ataupun bahan baku pembuatan patung.
4. Marmer Breccia
Breccia merupakan salah satu solusi untuk Anda yang menginginkan bahan batu marmer yang memiliki tekstur yang kasar. Marmer yang berasal dari Italia ini umumnya berwarna krem sehingga cocok dipadu padankan dengan furniture lain dan akan tetap terlihat serasi.
Dengan teksturnya, Breccia cocok digunakan untuk lantai yang sering terkena air seperti dapur dan kamar mandi.
5. Batu Marmer Hijau
Untuk Anda yang menginginkan warna cantik pada lantai rumah, bebatuan marmer berwarna hijau bisa menjadi alternatif. Melalui tangan manusia, marmer hijau memiliki warna hijau lumut dengan bentuk motif menyerupai stauary marble.
Warnanya yang membawa kesan elegan dan cantik membuat marmer hijau cukup digemari sebagai alas meja ataupun furniture di bagian dapur. arMarmer Arsitektural
6. Batu Marmer Limestone
Marmer yang satu ini sering ditemui di danau ataupun lahan bekas danau. Warna coklat dan cenderung beige yang cantik menjadikan limestone sering diburu orang. Sifatnya yang tidak terlalu licin serta mudah dibersihkan membuat limestone sering digunakan untuk keramik pada kolam ikan ataupun kolam renang di rumah.
7. Batu Marmer Ruin
Batu marmer jenis ruin cocok untuk Anda yang menginginkan marmer dengan tekstur yang halus. Dengan pola unik tiada dua yang berasal dari endapan kristal, marmer ruin memiliki bentuk kristal yang tidak teratur.
Marmer yang satu ini cocok digunakan untuk hunian yang ingin menghadirkan nuansa alam dan aksen tanah pada eksterior ataupun interiornya. Ruin hadir dalam dua warna yang menjadi ciri khas yaitu krem dan coklat.
Dari kelebihan dan kekurangan marmer di atas, silakan pilih tipe marmer terbaik sesuai kebutuhan dan budget. Apabila Anda masih bingung, maka Bintoro Marble menawarkan tipe marmer berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Anda bisa dapatkan secara mudah lewat marketing@bintoromarble.co.id atau telepon saja di 150130.
How useful was this post?
Click on a star to rate it!
Average rating 5 / 5. Vote count: 1264
No votes so far! Be the first to rate this post.
We are sorry that this post was not useful for you!
Let us improve this post!
Tell us how we can improve this post?
7 Inspirasi Desain Ruang Tamu Marmer untuk Hunian Impian!
Ini 8 Kelebihan dan Kekurangan Granit Sebelum Memasangnya





